Berawal dari hipotesis kecil yang disampaikan gan Ardhan pada reviewku minggu kemarin, sekarang kita bahas bigmom dan penyakitnya. di sanalah tercetus opini gan Ardhan tentang “ANXIETY SYDROM” yang dapat kita artikan sebagai gangguan kecemasan.

Anxiety atau cemas adalah sistem alarm alami tubuh saat kita merasa terancam, di bawah tekanan, atau menghadapi situasi yang membuat stress dan tidak nyaman. Kecemasaan umumnya bukanlah suatu hal yang buruk. Rasa cemas bisa membantu kita untuk tetap waswas dan fokus, menyiapkan kita untuk bekerja, dan memotivasi kita untuk memecahkan masalah.

Namun, jika kita terus dihinggapi oleh kecemasan dan ketakutan yang luar biasa serta berkepanjangan, kemudian rasa cemas itu semakin menggangu rutinitas dan fungsi kita sehari-hari, inilah letak bahaya nya. Ganguan kecemasan tersebut bisa menakutkan dan juga melemahkan.

Lalu apa hubungan sydrom tersebut dengan gangguan makan mama? Kenapa Bigmom yang ditampilkan tak terpengaruh sama sekali dengan pukulan gear 4 Luffy, dichapter kali ini dengan mudah terpental oleh pukulan dari Jurus Jinbe? Kenapa Bigmom seorang Younko kuat bisa dihadang dan dibuat babak belur kepayahan menghadapi team Sunny? Karena kelaparan kah? Apa sekedar hanya kelaparan?

Mari kita cari tau jawabannya …

 

———-Analisis Tentang Mama———–

 

Jika kita baca ulang chapter 829, di sana mama pertama kali diperlihatkan mengamuk karena gangguan makan yang sedang kambuh. Kala itu makanan yang di inginkan adalah “croquem bouche” yakni dekorasi makanan manis yang dibuat dari cream puff. Mama terus mengamuk sambil memakan apa saja yang ada di hadapan. Mama juga menunjukan gejala lupa pada Muscat, hingga tega menghabisi nyawa anak nya sendiri. Untung saja Jimbe cepat datang membawakan makanan yang diinginkan, saat makanan itu masuk kedalam mulut mama, gangguan makan itupun sembuh seketika. Baiklah,dari sini kita simpan point mengamuk, menginginkan makanan manis, hilang kontrol, dan lupa.

Selanjutnya kita buka chapter 864, dimana Bigmom menunjukan gejala kebingungan. Kekacauan yang diciptakan kelompok Bege dan Luffy membuat mama masuk dalam mode amarah, emosional mama mulai memuncak. Keinginan makan kue pernikahan yang sudah hancur, ditambah hancurnya foto mother caramel, sepertinya hal tersebut mengguncang emosional dan psikis mama. Sangking banyak nya alasan mama untuk marah, psikis mama berada dalam keadaan blank, tak tahu harus bagaimana. Dari sini ku ambil point, mama bisa dengan mudah meledak saat sumbu amarah di pantik. Dalam hal ini, bukan hanya gangguan makan yang menjadi penyebab utamanya. Jadi ini bukan hanya tentang isi perut? Baiklah kita telusuri di chapter selanjutnya.

Di chapter 865, saat foto mother caramel yang hancur kembali di perlihatkan. Mama menemukan alasan kemarahannya, seketika teriakan yang dimaksud Bege pun dikeluarkan. Teriakan keras yang memekakan gendang telinga, juga memberikan efek yang dasyat karena dilapisi hakki raja. Ku fikir ini teriakan kesakitan mendalam atau teriakan tak berdaya, dalam artian hati dan perasaan tak berdaya mama saat kehilangan penyebab teriakan itu. Gimana sih maksud nya? Simpulkan saja, ini adalah kasus traumatis. ~Muehehe

Baca Juga  Bukan Zoro, Inilah Orang Sesungguhnya Yang Melukai Dada Luffy

Mama mengingat kembali trauma lama dalam hidupnya yang disebabkan oleh foto mother caramel yang hancur. Ini artinya mama memiliki trauma yang berkaitan dengan mother caramel, siapa mother caramel? Orang penting dalam hati dan hidup Bigmom kah? Okey, kita bahas diselanjutnya. Kita catat dulu point penting disini, Mama menemukan penyebab kemarahan, mama meneriakan trauma yang dialami psikisnya, serta di chapter ini kita ditunjukan dampak trauma itu pada tubuh Big mom.

Mama dalam keadaan normal, sulit untuk dilukai karena memiliki lapisan kulit layaknya besi yang sulit ditembus oleh benda tajam apapun. Namun dalam chapter ini, lutut Bigmom diperlihatkan berdarah hanya karna terbentur lantai saat Bigmom menjatuhkan tubuhnya dengan posisi berlutut. Bigmom melemahkah? Kok bisa kulit besi terluka? Nanti kita temukan jawabannya.

Lanjut membaca ulang chapter 866, disana dikisah kan seorang Bigmom kecil diasingkan oleh orang tuanya sendiri karena dianggap anak yang diluar kontrol. Mungkinkah yang dimaksud di luar kontrol ini tentang nafsu makannya? Yah sepertinya memang itu. Di chapter ini kita ditunjukan betapa naifnya alur pemikiran seorang Bigmom. Namun seorang mother caramel mampu memahami serta memaafkan kepolosan anak besar berusia 5 tahun itu.

Mother caramel adalah orang pertama dalam hidup Bigmom yang mampu memahami jalan pemikirannya, Mother juga orang yang memaafkan kontrol nafsu makan yang buruk miliknya. Di chapter itu juga kita diperlihatkan mama sudah mengalami penyakit gangguan kontrol makan dari usia 5 tahun. Kita catat point penting nya, peran penting mother caramel, dan penyakit gangguan kontrol makan apalagi terhadap makanan manis. Mengamuk dan menghancuran hanya demi menemukan satu makanan yang sedang ia inginkan sudah dialami Bigmom sejak usia 5 tahun.

Aku menemukan fakta baru di chapter 867, Bigmom kecil tanpa perlindungan dari hakki sudah memiliki kulit keras kuat dan tahan terhadap benda tajam. Terbukti dari hancurnya pedang raksasa elbaf saat ditebaskan pada lengannya. Bagaimana dengan lengan nya? Aman tidak terluka sedikitpun. *Sungguh monster mama

Baca Juga  Sok Hebat, Kebaikan Luffy Justru Membawa Bencana !

Selain itu, fakta lain nya adalah Bigmom kehilangan kontrol diri saat dia dalam keadaan sangat senang. Yah saat acara ulang tahun nya, dia mendapatkan kue ulang tahun berupa semla yang ditumpuk, mereka menyebut itu croquem bouche. Makanan yang di inginkan mama saat pertamakali diperlihatkan pada pembaca mengamuk karna sebuah makanan. Lagi-lagi makanan manis.

Bigmom yang terlampau bahagia tak sadar dengan apa yang telah terjadi saat ia sedang makan, ketika selesai makan dia tak menemukan siapun disana. Mother Caramel kesayangan nya pun ikut menghilang. Mungkin disanalah awal mula penyakit trauma yang diderita oleh Bigmom saat ini. Kehilangan dan kesedihan yang terlampau berlebihan. Baiklah kita catat point-point nya!

 

–Cocoklogi Manga dan Fakta Dunia Nyata–

 

Dari uraian singkat flashback chapter yang menampilkan Mama disana, aku mengambil point-point penting tentang gejala penyakitnya. Mulai dari point mengamuk menginginkan makanan manis, hilang kontrol, lupa. Kemudian point gejala kebingungan dan blank sesaat akibat terlalu banyak sebab kemarahan yang terjadi. Point terakhir adalah sebab kambuhnya penyakit mama. Ada dua sebab yang ku simpulkan disini, pertama adalah keinginan makan yang sulit di kontrol oleh mama, kedua adalah trauma psikis kehilangan seseorang yang amat ia sayangi.

Nah dari semua point diatas aku mengambil kesimpulan, Mama adalah seorang yang memiliki over power dan emosional terhadap apapun, namun sayang over power dan emosional ini tak di imbangi dengan kontrol diri yang kuat. Big mom selalu gagal mengontrol dirinya sendiri saat penyakit over nya sedang kambuh. Simpelnya, saat Bigmom merasa senang dia bisa menjadi sangat senang dan amat senang hingga ia lupa dan lose control. Begitu pun saat ia sedang menginginkan, ia akan sangat menginginkan dan terus menginginkan sampai tak bisa di hentikan. Saat ia marah? Ia akan marah sangat marah dan marah banget sampe semua orang kena sasaran.

Kekuatan over ini yang berbahaya, sebab dalam artikel wikipedia yang aku baca. Dalam keadaan stress atau tekanan emosional termasuk juga Anxiety Sydrom, kelenjar adrenal dalam tubuh manusia akan menghasilkan hormon kortisol secara berlebih. Hormon kortisol ini juga di produksi oleh hati, kelebihan hormon ini dalam darah dapat menyebabkan Sindrom Cushing. Uwwah…istilah apa lagi ini? Kenapa analisisnya jadi melebar. ~Muehehe

Baca Juga  Ewww, Berikut 7 Kostum Terbaik Zoro !

Aku nggak mencari tau lebih banyak lagi tentang hal itu, silahkan teman-teman googling saja untuk penjelasan panjangnya. Intinya, fakta yang kutemukan lewat data di atas adalah efek kelebihan hormon kortisol terhadap metabolisme dalam organ dan jaringan tubuh. Kelebihan glukokortikoid termasuk kortisol dapat mengakibatkan penipisan lapisan kulit dan jaringan ikat yang menopang pembulu darah kapiler. Hal ini dapat membuat tubuh menjadi lebih rentan dan mudah cedera.

Ah’ha… terjawablah rasa penasaran ku kenapa kulit besi Bigmom bisa dengan mudah terluka saat ia dalam keadaan tantrum. Trauma itu memicu perasaan sedih yang sangat amat berlebihan sehingga hati dan kelenjar adrenal memproduksi hormon kortisol secara berlebihan. Jadi bukan hanya kelaparan yang membuat kondisi tubuh mama melemah, tapi hormon kortisol ini lah kurasa yang cukup mengacaukan metabolisme tubuh mama. Jika hal ini terus dibiarkan, kemungkinan tubuh mama akan hancur dari dalam bisa saja terjadi menurutku.

Lihatlah chapter terbaru, mama dibuat kewalahan oleh team Sunny. Mama terlihat payah dan benar-benar lapar. Ini baru berjalan 8 jam sejak gejala itu kambuh, jika lebih lama dari itu? Entahlah. Penyakit over power dan emosional mama itu seperti bom waktu yang bisa meledak kapan saja.

Akhirnyaaa, sampailah aku pada paragraf akhir tulisan ini, sungguh tulisan yang cukup panjang dan muter-muter. Semoga saja bisa dipahamin dan menambah pengetahuan kita semua. Terimakasih mbah google dan Mangacan, sudah menjadi sumber bacaan buat ku. Terimakasih juga kripik telo, sudah menemani perutku saat menulis. Spesial terimakasih untuk teman-teman, yang berkenan membaca hingga akhir kalimat ini.

 

Earth, 31 Desember 2017
Ketchup sayang,
DwiNitha

Sumber : Grup One Piece Nakama Indonesia

 

 

The following two tabs change content below.