Selamat sore semua, seperti judul. Kali ini admin akan membagikan fanfiction one piece, cerita ini berlatar belakangan di Arc Whole Cake island. Selamat membaca ya

Kekacauan yang terjadi di Whole Cake Island masih berlanjut. Big Mom yang marah mengejar Luffy dan lainnya, meskipun sudah berada di atas kapal Thousand Sunny.

Hal tersebut dikarenakan penyakit hasrat berlebihan menginginkan sesuatu ditambah nafsu makan Big Mom yang tak wajar. Dia mencari kue pernikahan, yang rencananya ingin dimakannya bersama-sama di acara pernikahan politik antara putrinya Charlotte Pudding dan putra dari keluarga Vinsmoke bernama Vinsmoke Sanji.

Namun, semuanya harus berakhir buruk. Setelah insiden percobaan pembunuhan mempelai pria dan perebutan kekuasaan Germa 66 itu dikacaukan oleh Luffy dan lainnya yang bertujuan menjemput kembali Sanji.

Itulah sebabnya Big Mom sangat marah dan mengejar Luffy dkk selama berada di wilayah teritori kekuasaannya..

****
****

” Big Mom tak akan berhenti sebelum mendapatkan kuenya !? ” Kata Jinbei sambil mengemudikan kapal.

” Kukira setelah mengalahkan Katakuri, semua akan berjalan lancar !! ” Kata Luffy yang kelelahan setelah melawan Katakuri.

” Tenang dulu, biar kurawat dirimu dan obati lukamu ini .. ” Kata Chopper sibuk merawat sang kapten.

” Musuh semakin banyak !! ” Kata Carrot di atas tiang kapal memantau situasi.

” Yohohoho,, kita dikepung !! ” Kata Brook panik.

” Bisakah kau arahkan kemudi kapal ke kanan, kita ikuti arah angin itu !! Sebentar lagi mungkin Sanji akan tiba !! ” Kata Nami mengarahkan Jinbei yang mengemudikan kapal.

Sementara itu, Thousand Sunny dilanda masalah cukup gawat. Keadaannya cukup memprihatinkan setelah mendapat cukup banyak serangan dari musuh. Kapal itu terombang-ambing di lautan musuh, badai menerjangnya dan dia dalam keadaan terdesak karena dikepung oleh pihak musuh.

” Jangan biarkan mereka kabur !! ” Kata Smoothie mengarahkan armada musuh menuju Thousand Sunny.

” Dia tak boleh kabur, karena telah mengalahkan Katakuri !! Biar kukeluarkan jin untuk menyerang dari dekat !! ” Kata Daifuku kesal.

Saat itu, denden mushi kecil berdering. Itu dari Mont D’or yang berada di lapangan kota.

” Halo ?? Bagaimana keadaan disana ?? ” Tanya Mont D’or

” Keadaan masih tegang, kami masih mengejar si Topi Jerami !! ” Jawab Daifuku.

(( Denden mushi lain berdering.. ))

” Halo kak Peros ?? Ada apa ?? ” Kata Daifuku menyela pembicaraan.

” Mama sedang menuju pulau lain, si pengkhianat Bege sudah mendapatkan kue pernikahan yang diinginkan oleh Mama !! Kini nasib kita dan negeri ini sedang dipertaruhkan oleh ratu kita yang mengamuk !! ” Kata Perospero tegang.

Keadaan jadi semakin kacau saat mengetahui bahwa kue pernikahan yang dibuat Pudding dan koki lainnya sudah berada di pihak lain, yaitu si pengkhianat Capone ‘Gang’ Bege ..

****
****

(( Di Pihak Sanji ))

Bege terlihat kesal dengan Sanji, mereka saling berdebat dengan suatu hal yang bertentangan.

” Bagaimana bisa kau melewatkan kesempatan berharga seperti ini, Kaki Hitam ?? Kau bodoh !! Atau terlalu naif !! ” Kata Bege marah.

” Terserah kau bilang apa !! Yang terpenting bagi seorang koki adalah melayani tamunya dengan jamuan yang diinginkan dan menerima kepuasan dari tamu itu !! Jika kau mau memasukkan racun, kau mau membunuhnya atau apalah itu keinginanmu, biarkan dia makan dulu !! Setelah itu terserah kau !! ” Kata Sanji kesal.

” Sudahlah sayang, aku juga ikut membantu membuatnya ! Percayalah akan keajaiban kue itu ! ” Kata Chiffon tenang.

” Hey, koki !! Apa kau percaya keajaiban itu ada ?? Pfftt, kau terlalu bodoh !! ” Kata Pudding yang tak terkendali menjadi jahat.

” Apa kau meragukan hal itu, Pudding-chan ?? ” Tanya Sanji.

” Dia sedang dalam keadaan tak stabil, Sanji !! Biar dia tenang dulu.. ” Kata Chiffon.

Pudding bersembunyi di balik permadani terbangnya, dia tampak kacau, sorot matanya membenci Sanji tapi pipinya kemerahan karena malu, sedangkan hidungnya mimisan. Sungguh Pudding yang kacau, dia sangat aneh.

” Cobalah ini, Bege !! ” Kata Sanji memberi potongan kecil kue ke mulut Bege.

Seketika wajah Bege yang terlihat sangar itu berubah menjadi lugu dan manis. Ekspresi yang berlebihan saat mencicipi kue pernikahan itu. Seperti merasakan kenikmatan tak tertandingi dari sebuah kue.

” Aroma kue ini … Harumnya,, lezatnya coklatnya .. Empuk kuenya,, sungguh aku tak sanggup mengungkapkan kebahagiaan setelah memakannya.. ” Kata Bege bahagia.

” Kau apakan bos kami, Kaki Hitam ?? Dia dalam keadaan aneh setelah mencicipi kuemu !! ” Kata Vito marah.

” Tenanglah, dia baru saja pergi ke surga !! Bahkan nyawa pun bisa melayang saking bahagianya merasakan kenikmatan kue itu !! ” Kata Sanji percaya diri.

Sebelumnya, para koki WCI beserta Pudding dan Chiffon juga bantuan Sanji bertaruh waktu membuat kue pernikahan yang baru untuk pengganti kue lama yang hancur saat insiden penyerangan di acara pernikahan.

Saat itu, bantuan kekuatan Pudding dengan menghapus memori tentang beberapa koki WCI berusaha membuat Sanji agar bisa ikut membantu mengerjakan proses pembuatan kue.

Beserta Chiffon mereka membuat kue pernikahan yang baru dan lebih istimewa. Setelah sekian lama, akhirnya kue itu selesai dan siap dikirim ke Big Mom.

Tekad yang kuat tertanam di dalam kue pernikahan itu. Resep baru dari Sanji, kue dari Chiffon serta coklat lezat dari Pudding, juga kekuatan koki WCI ada di hasil kue pernikahan itu. Nilai perjuangan dengan hasil citarasa tak terkalahkan. Mereka bertaruh untuk kemenangan itu dari kue pernikahan tersebut.

Tanpa disadari mereka semakin dekat dengan Big Mom, sang target utama..

****
****

(( Di Pihak Big Mom ))

” Kue pernikahan !!! Dimana ?? Berikan padaku !! ” Kata Big Mom mengamuk.

” Mama !! Tenangkan dirimu, aku mulai mencium aroma kuenya !! ” Kata Perospero.

Lalu, dari kejauhan mereka bertemu dengan Bege yang membawa kue pernikahan itu.

” Kau menginginkan ini, Big Mom ?? Ambil jika kau mau !! ” Kata Bege sambil mencoba menjauhkan Big Mom untuk mengejar kuenya.

” Kau serius akan membawanya kesana ?? ” Tanya Chiffon.

” Iya, aku akan membawa ke pulau itu !! Kubiarkan saja dia memakannnya disana !! Lalu, kita kabur !! ” Kata Bege tenang.

Baca Juga  Fanfiction One Piece : Cerita Zoro Setelah Timeskip

Big Mom mengejar kapal mereka, menuju suatu pulau. Hingga mereka tiba disana. Segera menaruh kue pernikahan itu dan memancing kehadiran Big Mom yang mengamuk dengan rasa lapar tak tertahankan.

” Biar kita tinggalkan saja kue itu disini !! Dia akan memakan kue itu dengan lahap sampai habis, sebelum itu selesai kita harus kabur sejauh mungkin agar tak terkejar !! ” Kata Bege.

Big Mom mulai mendekati kue pernikahan itu, dia bersiap-siap untuk memakannya.

” Mama ?? ” Kata Chiffon yang dibawa lari oleh Bege agar aman.

” Ini akan menjadi penentuan !! ” Kata Perospero dari jauh.

*****
*****

(( Di Pihak Luffy ))

” Itu Sanji, dia sudah kembali !! ” Kata Carrot.

” Yeeeiyy Sanji kembali !! ” Kata Chopper dan Brook senang.

” Kau kembali juga, Sanji !! ” Kata Luffy bahagia.

” Akhirnya kau datang juga … ” Kata Nami memeluk Sanji.

” Haha, tujuan sudah dicapai !! Saatnya kita berusaha kabur !! ” Kata Jinbei.

” Haha, terimakasih semuanya !! Maafkan aku, sekarang aku sudah pulang !! ” Kata Sanji senang.

” Aku tak melihat Pedro ?? ” Lanjut Sanji.

Seketika semua terdiam, seolah tak sanggup mengucapkan keberadaan Pedro.

” Dia sedang beristirahat, sekarang lagi tidur.. ” Jawab Brook.

” Yang terpenting kita sudah berkumpul lagi, mari kita lanjutkan perjalanan !! ” Kata Luffy bersemangat.

” Ada serangan mendadak dari arah kita !! ” Kata Chopper panik.

” Mari kita tunjukkan bahwa kita bisa !! ” Kata Carrot.

Mereka berusaha menghindari serangan dari armada musuh. Namun, dengan sekuat tenaga mereka tetap kewalahan.

” Itu kapal besar milik Big Mom !! Kita dalam bahaya besar !! ” Kata Jinbei panik.

Saat beberapa serangan diarahkan menuju ke kapal Thousand Sunny, tiba-tiba saja ada kapal berbentuk siput merapatkan barisan melindungi kapal Thousand Sunny.

Sanji terkejut melihat sosok di atas salah satu kapal itu. Dia pimpinan Germa 66 sekaligus ayah kandungnya, Vinsmoke Judge.

” Ingatlah, aku bukan siapa-siapa lagi di matamu !! Semua kulakukan karena balas dendamku pada si wanita tua itu !! Bukan untuk menolong anak gagal sepertimu !! ” Kata Vinsmoke Judge kesal.

” Kau paman yang waktu itu ?? Terimakasih banyak sudah menolong !! ” Kata Luffy senang.

” Sudahlah, mari kita lanjutkan perjalanan !! ” Kata Sanji.

Pasukan Germa 66 entah sengaja atau tidak, tapi tindakan mereka membuat Luffy dan lainnya cukup terbantu.

Sementara itu, dari arah dasar laut tiba-tiba beberapa kapal armada besar musuh meledak dengan sendirinya dan tenggelam.

Di depan Thousand Sunny seperti membentuk lintasan untuk pergi dari wilayah teritori musuh, sebuah keajaiban. Lalu, dari permukaan laut terdengar suara.

” Larilah Topi Jerami !! Selamatkan diri kalian dan kutitipkan Bos Jinbei padamu !! ” Kata Aladdin.

” Kalian ?? ” Kata Jinbei terkejut.

” Hahaha, kru Jinbei memang hebat !! Terimakasih !! ” Kata Luffy senang.

” Aku ingat salah satu kru itu .. ” Kata Nami.

” Aku pernah menendangnya waktu itu.. ” Kata Sanji.

” Dia salah satu anak buah Vander Decken .. ” Kata Brook.

” Iya, dia adalah musuh kita di pulau manusia ikan !! ” Kata Chopper.

” Dia Wadatsumi, aku yang mengajaknya bergabung menjadi kru. Ceritanya cukup panjang.. ” Jawab Jinbei.

Saat sedang berjalan menuju rute yang dibuat Aladdin, tiba-tiba kapal besar Big Mom mendekat. Lalu, terjadi peristiwa lainnya.

” Brengsek, tak akan kubiarkan kau kabur !! ” Kata Oven marah.

” Panas !! Panas !! ” Teriak para manusia ikan.

Ternyata, Oven mengeluarkan kemampuannya dan membuat air laut mendidih. Itu mengakibatkan beberapa awak kapal manusia ikan kepanasan.

Sementara itu, dari kapal besar Big Mom terdengar alunan melodi sebuah lagu.

” Itu senandung mama, nyanyian pengantar kematian sudah terdengar !! ” Kata Smoothie.

Tiba-tiba, Thousand Sunny tertembak dan bendera bajak laut Topi Jerami terbakar lalu jatuh di laut.

****
****

(( Di Pihak Big Mom ))

” Mama sudah memakan kuenya !! ” Kata Perospero.

” Dimana racunnya ?? ” Kata Mont D’or panik.

Warga kota panik, berlarian terbirit-birit tak tentu arah. Mereka berusaha menyelamatkan diri dari amukan Big Mom.

Big Mom sudah memakan kue pernikahan itu, di luar dugaan. Ternyata, dia tampak menikmatinya.

” Tak bisa dipercaya !! Mama sudah tak mengamuk lagi !! Kita semua selamat !! ” Kata warga kota bahagia.

” Aku tak pernah merasa sebahagia ini ?? Kue ini mengingatkan aku pada saat itu.. ” Kata Big Mom menikmati kue pernikahan itu sambil mengenang masa lalunya.

” Suatu hari nanti, mari duduk bersama di depan meja besar itu. Kita akan makan kue itu bersama, tertawa bersama dan aku janji tak akan memakan mejanya lagi saking senangnya… Kemana kalian pergi?? Mother, dimana kau berada ?? Kenapa kau tinggalkan aku sendirian ?? ” Kata Big Mom mengenang masa lalunya sambil bersenandung.

Nyanyian Big Mom terdengar nyaring, membuat siapa mendengarnya merasa sedih, suasana hati menjadi tak karuan antara bahagia dan sedih.

Sementara itu, di pusat kota terjadi kehebohan karena kebahagiaan mereka mengetahui Big Mom sudah tak mengamuk lagi. Mereka juga meneriakkan salah satu nama putri Big Mom, sang mempelai wanita.

” Hidup Nona Pudding !! Dia penyelamat kita dan negeri ini !! ” Kata warga kota.

Namun, di salah satu sudut jalanan kota terlihat gadis dengan gaun pengantin berwarna putih yang duduk termenung. Wajahnya murung menyimpan kesedihan. Dia adalah Pudding.

****
****

( Di Pihak Germa 66 )

Pihak Germa 66 terus menyerang musuh. Pantang menyerah dan terus maju menghadapi berbagai serangan.

” Sialan mereka terus menyerang !! ” Kata Niji kesal.

” Jangan mundur, terus maju dan balas serang !! ” Kata Yonji.

” Kita harus bisa membuat mereka terdesak, jangan berhenti menyerang !! ” Kata Ichiji.

” Tujuan kita belum tercapai, selama misi itu belum selesai, kita tak boleh kalah !! ” Kata Reiju.

Tampaknya, mereka sedang menjalankan sebuah misi dari penyerangan itu. Namun, mereka sangat keras kepala dan terus menyerang musuh tanpa henti. Seolah mereka siap mati untuk pertempuran itu.

Baca Juga  Fanfiction One Piece : Cerita Zoro Setelah Timeskip

****
****

( Di Pihak Luffy )

” Kau yakin tembakan tadi mengenai kapal mereka ? ” Tanya Smoothie.

” Jin yang kukirim untuk menyerang mereka dari dekat memastikan bendera bajak laut mereka ada di atas permukaan laut.. Berarti kapalnya hancur akibat serangan tadi !! ” Kata Daifuku.

” Kalian sudah tertipu !! Lihat kapal itu !! ” Kata Oven kesal.

Ternyata, kapal yang hancur akibat serangan itu milik bajak laut Taiyo yaitu kru Jinbei.

Sementara itu, Thousand Sunny hanya terkena tiang kapalnya saja dan benderanya ikut kena serangan. Tapi, mereka selamat karena pertolongan dari Wadatsumi.

Ternyata, dia muncul dari dasar laut dan menyimpan Thousand Sunny ke dalam mulutnya. Membawa ke tempat aman.

” Terimakasih Wadatsumi !! ” Kata Jinbei.

” Kau menyelamatkan kami ?! ” Kata Luffy.

” Kau berbeda dari yang dulu.. ” Kata Sanji.

” Sejak aku diajak bos Jinbei menjadi kru, aku sangat bahagia !? Dan saat itu aku sudah berubah, kini aku sudah bukan lagi yang dulu.. Kalian semua, maafkan aku saat kejadian di pulau manusia ikan !! Aku menyesalinya, itu tak akan terulang kembali !! Kini aku adalah kru bos Jinbei, aku juga akan berusaha membantu pelarian kalian !! Juga melindungi bos Jinbei !! ” Kata Wadatsumi.

Namun, serangan mulai ditujukan pada Wadatsumi. Oven mengetahui bahwa dia membantu menyelamatkan Luffy dan lainnya. Armada besar musuh balas menyerang lagi. Wadatsumi, Aladdin dan kru Jinbei lainnya mencoba melindungi. Mereka menyuruh Jinbei dan Luffy pergi menjauh, lalu menyerahkan urusan musuh pada mereka.

” Pergilah Topi Jerami !! Kami percayakan Bos Jinbei padamu !! ” Kata Aladdin.

Namun, Jinbei tampak bingung. Dia merasa bersalah, dia juga tak ingin teman-temannya itu mati.

” Aku tak bisa meninggalkan mereka semua seperti ini !! Sampai mati aku akan merasa bersalah pada mereka,.. ” Kata Jinbei sedih.

” Jinbei !! Walau kau harus mati, tapi jangan sampai mati !! Jika kau ingin disini, lakukanlah itu !! Pergilah menolong teman-temanmu !! Tapi, ingatlah satu hal bahwa aku adalah kaptenmu sekarang !! Kau harus berjanji padaku untuk menyusul kami ke Wano !! Aku menunggumu disana !! Sampai bertemu lagi, Jinbei !! ” Kata Luffy bersemangat.

” Terimakasih, aku berjanji !! ” Kata Jinbei menangis dan pergi bertarung melawan musuh bersama kru-nya ..

Dia lalu juga membuat jalan pintas untuk Luffy dan lainnya agar bisa bebas dari wilayah musuh.

****
****

( Di Dunia Cermin )

Ada sosok pria bertubuh besar masih tergeletak di lantai, dia tampak tak berdaya dan penuh luka. Wajahnya tertutup topi hitam kecil. Dia adalah Katakuri.

” Aku tak ingin melihat kakak kalah !! ” Kata Brulee.

” Kau Brulee ?? ” Kata Katakuri.

” Kakak adalah orang yang sempurna, aku tak ingin melihat kekalahanmu. Aku sempat melihat kau sengaja terjatuh, membiarkan dirimu mengalah ?? ” Kata Brulee.

” Hmm, punggungku tak pernah menyentuh dasar lantai ?? Kau bisa saja, dik.. ” Kata Katakuri.

Dia mengingat masa lalunya yang selalu dihina karena mulutnya yang lebar seperti robek. Hingga pada akhirnya, adiknya (Brulee) menjadi korban saat wajahnya dilukai hingga sekarang masih membekas di wajah Brulee. Disaat itu, dia berjanji tak akan kalah dari siapa pun. Dengan menutupi mulutnya yang seperti robek, dia datang memberi teror pada mereka yang melukai saudaranya.

” Si Topi Jerami sudah pergi ?? ” Tanya Katakuri.

” Dia sudah keluar dari wilayah Mama.. Meskipun demikian, aku tak akan memaafkannya, dia telah membuat kakakku seperti ini ! ” Kata Brulee kesal.

Katakuri tersenyum lebar, dia tampak senang. Entah apa arti senyumannya itu. Sementara itu, Brulee sedang berusaha merawatnya.

****
****

( Di Salah Satu Sudut Kota )

Gadis dengan gaun pengantin berwarna putih itu masih duduk termenung, kesedihannya mendalam. Dia dalam keadaan terpuruk. Samar-samar dia mengingat masa lalunya, dia sang mempelai wanita, Pudding.

” Lakukan seperti biasanya, Pudding !! Kau pasti bisa !! Bagiku kau seperti boneka Marionette kecilku yang tersayang.. ” Kata Big Mom.

Pudding merasa dia bukanlah boneka, yang bisa dimainkan sesuka hati dan menuruti segala perintah majikannya dengan menggerakkan dirinya.

” Itu monster !! Lihat matanya ada tiga !! ” Kata beberapa anak kecil memukuli Pudding.

” Tak ada yang mau mencintaiku, aku ini monster menyedihkan !! ” Kata Pudding sedih.

Lalu, dia membayangkan saat menunjukkan mata ketiga di hadapan Sanji.

” Kau memiliki mata yang indah ! ” Kata Sanji terpukau.

” Tidak, seharusnya kau takut !! Aku ini monster !! ” Kata Pudding terkejut.

Tapi, justru sebaliknya malah Sanji terpukau dan tidak takut ataupun merasa jijik dengan Pudding. Sanji menyukai mata itu, baginya itu indah. Pudding tak sanggup menahan rasa haru, dia menangis dan jatuh tersungkur. Pistol untuk menembak mati Sanji terjatuh, dia menangis tak bisa menghentikan airmatanya.

Selama ini hanya ada kebencian dan hinaan dari orang lain saat melihatnya dengan mata ketiganya itu. Tapi, Sanji berbeda. Dia menerima segala kekurangannya, dia mencintai Pudding apa adanya. Sehingga membuat Pudding merasa senang, dia yang membenci Sanji dan berusaha membunuhnya malah kini berbalik menjadi menyukai Sanji.

” Aku bahagia sekali tunanganku adalah Pudding-chan !! ” Kata Sanji bahagia.

Pudding merasa dicintai, baginya Sanji adalah pangeran yang ditunggunya. Seorang yang mau menerima kekurangannya. Mau mencintainya apa adanya. Bahkan bersedia menjadi mempelai pria, menjadi suaminya.

Namun, saat itu Pudding membuat sebuah keputusan sulit. Dalam keadaan dilema.

” Jiji, aku punya permintaan terakhir .. ” Kata Pudding pada Sanji.

” Permintaan apa itu ?? ” Tanya Sanji penasaran.

Pudding membuang rokok Sanji, lalu dia mendekatinya, saat itu kemudian dia memeluk erat Sanji, lalu menciumnya. Saat itu, Sanji sangat bahagia dan tak menyangka hal itu terjadi.

Namun, Pudding mengeluarkan kemampuannya saat Sanji sedang tak sadarkan diri akibat kebahagiaan sesaat itu.

Pudding mengambil beberapa memori di ingatannya dari kepala Sanji. Lalu, dia memotong beberapa kenangan saat bersama. Dia lalu mengganti dengan ingatan lainnya. Pudding sengaja melakukan hal tersebut. Pudding merelakan kepergian Sanji, dia mencoba ikhlas menerima kenyataan pahit itu. Pudding memutuskan Sanji agar kembali kepada teman-temannya, melanjutkan petualangannya di lautan menggapai impiannya.

Baca Juga  Fanfiction One Piece : Cerita Zoro Setelah Timeskip

Pudding menggenggam erat potongan memori dari kenangan di kepala Sanji, tentang kisah cinta mereka. Sebuah ingatan yang tak terlupakan. Namun, Pudding membuatnya dilupakan agar Sanji bisa melupakannya.

Pudding menangis, dia tak bisa menahan airmatanya. Cintanya harus berakhir. Antara cinta dan benci, kini perasaan itu tak bisa didustai. Tak semudah memainkan sandiwara cinta, karena itu telah terjadi, kenyataan bahwa hati tak kuasa jatuh di pelukannya. Jatuh cinta yang sesakit itu, kepergian kekasih hati yang menggores luka di dalam hati.

” Lupakan aku, aku bukan siapa-siapa untukmu.. Pergilah kasih, kejarlah keinginanmu.. ” Kata Pudding sambil menangis.

****
****

(Di Pihak Bege)

” Apa yang terjadi selanjutnya ?? ” Tanya Chiffon penasaran.

” Sudahlah sayang, itu bukan urusan kita lagi !! Yang penting kita sekarang harus pergi menjauh dari sini.. ” Kata Bege.

” Nona Chiffon ini titipan dari teman Topi Jerami untuk anda.. ” Kata Vito.

” Vivre Card ?? Milik siapa ?? ” Tanya Chiffon penasaran.

” Saat itu dia menyerahkannya padaku, dia bilang itu pasti berharga untuk nona.. ” Jawab Vito.

” Hey, ada tulisan nama ‘LOLA’ di balik kertas vivre card itu.. ” Kata Bege.

” Lola ?? Dia saudariku, sayang !! Jadi, ini vivre card miliknya ?? Aku sangat senang memilikinya !! Terima kasih !! ” Kata Chiffon bahagia.

Sambil meneruskan perjalanan, Chiffon berharap bisa bertemu kembali dengan saudarinya, Lola. Vivre card miliknya itu menjadi benda berharga, dia menyimpannya dengan baik.

****
****

” Tugas kita sudah selesai, Topi Jerami tampaknya juga sudah keluar dari wilayah musuh, mari kita kembali ke markas !! ” Kata Ichiji.

Pasukan Germa 66 kembali ke markasnya, mereka telah menyelesaikan tugasnya.

Sementara itu di lautan, Jinbei dan lainnya masih melawan armada besar musuh.

” Sampai Luffy dan lainnya berhasil kabur, kita tak akan berhenti !! ” Kata Jinbei.

” Kita serang mereka terus !! ” Kata Aladdin.

Wadatsumi tampak melawan Smoothie yang membesar tubuhnya. Sementara itu, Aladdin membantu Praline menghadapi Oven. Sedangkan, Jinbei berusaha menghentikan armada besar musuh dan melawan Daifuku.

****
****

(Pihak Big Mom)

Big Mom masih bersenandung, dia bahagia karena keinginannya terwujud makan kue pernikahan.

Entah dia melupakan tujuannya atau tidak, sepertinya dia masih menyimpan sesuatu rencana pada Luffy dan lainnya. Hal tersebut masih misteri, karena untuk saat ini dia sedang senang.

****
****

(Pihak Thousand Sunny)

Sanji terdiam sejenak mendengar cerita Carrot tentang Pedro. Dia teringat kenangan saat pertama kali bertemu di Pulau Zou. Saat dia meminta tolong menyelamatkan Inuarashi dan Nekomamushi.

” Jadi, Pedro sudah tiada ?? Itu semua salahku, maafkan aku Pedro !! Jika itu terjadi, seharusnya kematianmu bukan disini .. ” Kata Sanji sedih.

” Sudahlah, kalau bukan karena dia mungkin kami tak akan selamat !! Yang kau lakukan sekarang hanyalah berterimakasih dan terus melanjutkan impiannya !! ” Kata Carrot menangis.

Sanji memeluk Carrot berusaha menenangkannya yang sedang bersedih atas kepergian Pedro.

” Luffy, kau harus beristirahat dengan cukup !! Lukamu banyak sekali, jika kau tak menuruti perkataanku, kau bisa tambah terluka !! ” Kata Chopper.

” Iya, Chopper !! Aku lapar, mana yaa Sanji ?? ” Kata Luffy kelaparan.

Sementara itu, Brook sedang mengemudikan kapal. Nami memberi petunjuk arahnya.

” Yohohohoho,, akhirnya kita bisa melanjutkan perjalanan !! Dan terbebas dari lautan api itu .. ” Kata Brook.

” Siapkan diri !! Kita akan pergi menemui Zoro dan lainnya, perjalanan menuju Wano segera dimulai !! ” Kata Nami.

” Teman-teman !? Siapa yang lapar ?? Aku akan memasakkan sesuatu untuk kalian !! ” Kata Sanji dari arah dapur.

” Masakan Sanji !! Yeeeiiy !! ” Kata Chopper senang.

” Aku rindu masakanmu, Sanji !! ” Kata Luffy.

” Masakan Sanji yang terbaik !! Ayo makan !! Yohohohoho… ” Kata Brook.

” Waktunya makan !! ” Kata Carrot dan Nami.

” Kalian senang sekali, apa ada masalah saat aku tak di kapal ?? ” Tanya Sanji heran.

Sanji lalu menyiapkan beberapa bumbu dan bahan masakan, dengan cekatan dia memasak. Beberapa waktu kemudian, masakan sudah siap dihidangkan.

Sanji senang melihat teman-temannya makan dengan lahap, dalam hatinya dia ingin tetap tinggal. Dia adalah seorang koki, juga bajak laut yang mengejar impian. Kini Sanji telah kembali.

****
****

(Baratie Resto)

Owner Zeff sedang membuat masakan untuk pelanggan bajak laut yang terkenal sadis dan jahat.

Patty tampak kesal, dia berusaha mengusir bajak laut itu. Carne menahannya agar tak melakukan hal itu. Sementara itu, Owner Zeff telah selesai memasak dan memberikan hidangan itu pada bajak laut tersebut.

Mereka makan dengan lahap, sampai tambah porsi. Setelah itu mereka pergi dengan rasa puas dan kenyang.

” Kami akan mengingat nama restoran terapung ini, sungguh masakan legendaris yang tak terkalahkan !! Terimakasih !! ” Kata bajak laut itu.

” Bicara tentang bajak laut, apakah kalian ingat dia ?? ” Tanya Owner Zeff.

” Bwahahaha, bahkan model kapal ini seperti wajahnya !! Siapa yang lupakan dia ?? ” Kata Carne tertawa.

” Mungkin dia sekarang sudah menjadi koki kapal yang handal !! ” Kata Patty.

Kenangan kecil tentang seorang anak yang ingin menemukan All Blue, lautan legendaris impian para koki laut. Kini dia seorang bajak laut, juga seorang koki, dia bernama Vinsmoke Sanji !!

***
***

The End

***

Cerita dibuat oleh : soul king /bimo arga, one piece nakama indonesia

The following two tabs change content below.