halo semuanya, kali ini admin akan membagikan lagi tulisan dari member one piece nakama indonesia yaitu oiv yang membahas one piece chapter 926. Jika kalian ingin mengikuti diskusi nya, langsung saja klik Disini

Hai, Nakama. Tak terasa manga kesayangan kita telah sampai pada chapter 926. Perjalanan panjang bagi pembaca yang membaca dari chapter pertama. Kejutan demi kejutan, momen mengharukan, pertarungan mematikan, misteri yang bikin penasaran, juga kisah kocak sampai inspiratif telah Oda sajikan dengan luar biasa menarik. Saat ini, mari kita kupas manga One Piece chapter 926.

Chapter 926 menurut Mangaku berjudul “Tambang Penjara”. Merujuk ke tempat di mana Luffy dan Kid berada. Tempat yang terletak di Udon. Sebuah penjara yang juga di sana ada tambangnya. Para tahanan dipaksa bekerja keras. Jadi teringat film Undisputed 3, di mana tahanan-tahanan harus bekerja di sebuah tambang.

Chapter 925 lalu memang sangat menarik. Orang-orang kuat yang ditampilkan serta informasi penting yang disajikan membuat chapter berjudul “Kosong” itu sukses jadi topik hangat di berbagai fandom. Sedang chapter kali ini, memang kalah menarik dengan chapter yang lalu menurutku. Kemeriahannya masih di bawah chapter kemarin. Namun, tetap ada-ada saja yang cukup menarik untuk dibahas dan dikupas dari chapter ini.

Dimulai dengan cover request, tentu bagian itu tak penting untuk dibahas mendalam. Tak ada pengaruh apa pun untuk cerita yang sedang berjalan. Cover request menampilkan Chopper dan Law yang belajar obat-obatan dengan kura-kura dan bangau yang pintar.

Bagian-bagian awal begitu cerita dimulai menampilkan Ibukota Bunga. Untuk diketahui, Ibukota Bunga merupakan satu-satunya tempat yang makmur di Wano. Di sana juga tinggal Shogun Kurozumi Orochi [Chapter 912]. Ibukota Bunga sedang heboh dengan soal hantu dari berita yang terdapat di koran. Tentu hantu di sini adalah mereka yang dianggap telah mati, yang ternyata masih hidup dengan melompati waktu [Chapter 920]. Hantu-hantu itu telah ‘bangkit dari alam kematian’ untuk menjatuhkan rezim saat ini dan membuka batas negeri.

Di koran yang tersebar di Wano juga menulis berita yang layak dibahas. Ada pembunuhan di Jalan 8 Distrik 2, pembunuhnya adalah Kamazao si Pembantai. Dia sudah terkenal, tapi belum juga tertangkap hingga kini. Berita lainnya adalah kembalinya si Laki-Laki Tengah Malam. Pria misterius yang mencuri dari orang kaya untuk diberikannya ke orang miskin. Dia ini orang baik, karena memberi pada orang miskin. Tapi, dia juga jahat, karena dia mencuri. Paradoks.

Baik Kamazao maupun Laki-Laki Tengah Malam menurutku ada hubungannya dengan Oden. Kinemon pernah berkata bahwa ada 3 orang kuat yang harus mereka temukan, ada Ashura Douji, Kawamatsu, dan Denjiro [Chapter 921]. Ashura Douji adalah Shutenmaru, identitasnya sudah bukan rahasia lagi. Yang masih misterius adalah Kawamatsu dan Denjiro.

Ada kemungkinan, Kamazao si Pembantai dan Laki-Laki Tengah Malam adalah Kawamatsu dan Denjiro. Kamazao adalah pembunuh, sedangkan Laki-Laki Tengah Malam merupakan pencuri. Sama-sama penjahat. Aku asumsikan dari dulu mereka telah menjadi penjahat. Seperti yang kita ketahui, dulu waktu masih hidup, Oden pernah mengumpulkan para penjahat dan mengeluarkan mereka dari perbuatan jahat [Chapter 920]. Kamazao yang menurutku adalah Kawamatsu, dan Laki-Laki Tengah Malam yang menurutku adalah Denjiro juga termasuk. Namun, begitu Oden mati, mereka kembali melakukan tindakan-tindakan kriminal. Layaknya Shutenmaru alias Ashura Douji yang saat ini aktif sebagai pencuri dan perampok.

Baca Juga  Inilah Dia 9 Pengguna Haki Raja Yang Diketahui Di One Piece

3 orang yang dimaksud Kinemon memang ia katakan sebagai 3 Samurai. Shutenmaru memakai Katana, mudah mengatakan dia adalah Samurai. Namun, Kamazao memakai senjata yang mirip seperti penggambaran Grim Reaper, sedangkan Laki-Laki Tengah Malam senjatanya belum diketahui, yang diketahui ia melompat tinggi seperti Ninja. Mungkin opiniku bahwa mereka adalah Kawamatsu dan Denjiro bisa dibantah, dengan dasar mereka tak terlihat seperti Samurai. Namun, aku tetap cukup yakin mereka berdua orang yang dimaksud Kinemon. Senjata Kamazao mungkin Naginata yang sedikit dimodifikasi pada bagian pisaunya. Naginata salah satu senjata yang dipakai Samurai. Untuk Laki-Laki Tengah Malam, senjatanya belum terlihat. Bisa saja dia memakai salah satu senjata khas seorang Samurai. Soal dia melompat tinggi, bukan mengonfirmasi bahwa dia Ninja. Lompat tinggi atau melompat dari atap ke atap tidak harus Ninja, kok. Kalau latihan atau punya kemampuan, siapa pun bisa. Termasuk Samurai.

Chapter ini juga memperlihatkan Ussop tengah menjalankan misi memberikan kertas dari Kinemon pada siapa saja yang memiliki tanda bulan sabit di kaki mereka. Orang-orang itu adalah pemberontak, sekutu Kinemon. Sachi, Penguin, dan Bepo juga sepertinya bertugas menyebarkan kartu tersebut. Diketahui juga, Orochi melarang Dojo-Dojo menggunakan senjata. Orang-orang selain Samurai pun tidak boleh memiliki senjata. Ia cukup baik dalam mengantisipasi pemberontakan. Meskipun tetap saja pasti ada orang-orang yang memiliki senjata tanpa peduli larangan itu.

Di tempat lain, Nami dan Shinobu sedang memata–matai dua orang yang bicara soal permintaan pengiriman senjata. Yang ingin membeli senjata rupanya orang di luar perbatasan negeri. Meski negeri tertutup, Wano tetap melalukan ekspor ke dunia luar. Tak heran Batu Laut yang berasal dari Wano bisa tersebar.

Nami dan Shinobu ketahuan, mereka diserang tapi untung bisa meloloskan diri berkat layangan dari Shinobu. Saat di udara, mereka melihat antrean yang panjang di jalan. Orang-orang ternyata mengantre untuk membeli atau menerima Mie Soba buatan Sanji. Yang menarik adalah, muncul sesosok yang masih siluet, yang tampaknya kesal dengan Sanji. Mungkin dia salah satu Headliner. Bisa saja dia mengacaukan tempat di mana Sanji memasak dan hal tersebut membuat Sanji bertarung melawannya. Selain Worst Generation di pihak Kaido, para Headliner yang muncul itu lemah-lemah. Namun, aku yakin nanti akan ada Headliner kuat yang muncul. Semoga saja siluet tadi salah satunya.

Setelah melihat Ibukota Bunga dengan segala kehebohan di sana, kali ini beralih ke Tambang Penjara sekaligus pabrik senjata di Udon. Tempat di mana Luffy dan Kid berada. Para tahanan dijadikan pekerja, tanpa ampun mereka disiksa jika melawan. Untuk makan harus mengangkat batu lebih dulu. Bahkan seorang kakek tua bernama Hyou tak mendapat keistimewaan. Luffy dan Kid berlomba mengangkat batu. Padahal, kedua pengguna Buah Iblis ini diborgol menggunakan borgol batu laut. Kekuatan fisik keduanya benar-benar luar biasa. Karena mengangkat dan memindahkan 500 batu, keduanya mendapat banyak Kibidango. Mereka makan sampai tubuh mereka membesar, namun menyusut dan menjadi normal kembali tak lama kemudian.

Baca Juga  Siapa Bilang Luffy Kuat ? Berikut Inilah Daftar Musuh Yang Pernah Mengalahkan Luffy!

Di tengah-tengah keributan, muncul Wakil Kepala Sipir, seorang Headliner juga, namanya Dobon. Dia pengguna Buah Iblis Smile Kuda Nil, bentuknya aneh sekali. Jauh dari kata keren. Kuda Nil yang merupakan bagian dari Dobon menelan kakek Hyou. Bahkan, Luffy dan Kid pun ia telan. Sayang sekali hal itu justru membuat Dobon dihajar dari dalam.

Luffy dan Kid keluar dari mulutnya dengan kakek Hyou yang digendong Luffy. Mereka menjadi bintang harapan tahanan penjara.

Di sana juga terlihat Caribou yang menjadi salah satu tahanan. Untuk memahami mengapa dia bisa di sana, silakan baca cover story chapter 674 sampai 731. Intinya dia mengalahkan Scotch, salah satu anak buah Kaido, kemudian ia dikalahkan dan ditangkap oleh X-Drake. Orang ini juga tahu bahwa Shirahoshi merupakan Poseidon, satu dari tiga Senjata Kuno. Caribou bisa saja menjadi orang merepotkan suatu saat ini karena tahu rahasia ini.

Kembali membahas soal Luffy dan Kid. Meski mereka bersaing soal mengangkat batu dan tampak tak akur, menurutku itu adalah awal mereka akan beraliansi dengan tujuan yang sama: mengalahkan Kaido dan pasukannya. Yang harus dipikirkan pertama adalah bagaimana cara keluar dari sana. Raizo akan mencoba membebaskan Luffy [Chapter 924]. Tak mungkin hanya Luffy yang akan bebas, Kid juga akan bebas, begitupun dengan banyak tahanan-tahanan lain, menurutku. Kekuatan Caribou mungkin akan dimanfaatkan guna menyukseskan rencana pelarian. Zoro yang kita tahu sedang tersesat, menurutku akan berjumpa dengan Killer. Killer tak ada di penjara dan tak ada informasi dia menjadi anak buah Kaido. Dengan begitu, aku asumsikan dia hanya sekadar dikalahkan Kaido namun tidak dibawa layaknya Kid. Bisa jadi Kaido tidak menaruh perhatian pada kekuatan Killer, jadi tak perlu ditangkap dan disiksa kemudian dijadikan pasukan.

Menurutku, Killer telah berada di Wano. Ia tak mati usai dihajar. Killer akan berusaha menyelamatkan Kid, kapten sekaligus teman baiknya. Di Wano, ada kemungkinan ia akan berjumpa Zoro. Mereka akan pergi ke Udon, dengan tujuan menyelamatkan kapten masing-masing.

Saat Luffy dan Kid selamat, para tahanan lain pun demikian termasuk Caribou, kecuali tahanan misterius yang hanya muncul siluetnya saja. Aku punya opini akan orang itu.

Pertama kali ia muncul, pada saat tulang ikan melayang dari selnya menusuk seorang anak buah Kaido. Wujudnya bagaimana belum diketahui, namun yang pasti dia berbahaya. Yang aneh, para anak Buah Kaido di sana tidak tahu orang itu siapa. Bahkan, saat ada yang bertanya “Apa ada orang di dalam di sana?” ada yang menjawab “Tidak ada yang tahu pasti” [Chapter 924]. Jadi, keberadaan orang itu sangat misterius. Menurutku, yang tahu tentang orang itu siapa adalah Kaido dan para petinggi seperti All Star, juga kepala sipir di sana. Orang itu adalah Lurking Legend, legenda yang bersembunyi yang pernah disinggung oleh Oda.

Kenapa dia bisa ada dalam penjara? Menurutku itu hanya bagian dari ‘keanehan’ karakter One Piece saja. Merasa di sana tempat paling tepat untuk sementara ia tempati, ia masuk di sana dengan sepengetahuan Kaido. Pertanyaan berikutnya, mengapa Kaido mengizinkan? Memangnya siapa si Lurking Legend itu? Mari ingat kembali tentang percakapan Big Mom dan Kaido. Mereka dulu pernah berhubungan baik. Tak lama setelah itu, Hina dan Garp bicara soal Rox/Rocks, mereka yang berjaya sebelum era Roger. Rox/Rocks disebut ‘mereka’ artinya tak merujuk pada satu orang [Chapter 907]. Mungkin itu nama kelompok.

Baca Juga  Komurasaki adalah Hiyori ? Bagaimana Caranya Selamat Dari Tebasan Kyoshiro ? Bahas Bareng Yuk!

Rox/Rocks ini bisa jadi layaknya SHP Grand Fleet. Terdapat kelompok bajak laut utama yang dipimpin seorang kapten, yang juga menjadi pemimpin tertinggi aliansi yang terdiri atas beberapa kelompok bajak laut lainnya. Pemimpin utama dari Rox/Rocks menurutku adalah si Lurking Legend. Di kapal utama, ia juga kapten di sana. Orang kedua atau tangan kanannya di kapal mereka adalah Shirohige. Makanya Oda juga bilang bahwa legenda ini punya hubungan dengan Shirohige.

Aku menduga begitu bukan tanpa dasar dan alasan. Ada flashback tentang masa lalu Edward Newgate atau Shirohige. Saat ia masih cukup muda. Kala itu, ia tak tertarik dengan harta dan seorang di kapal berkata “Hei Newgate.” [Chapter 576]. Hal itu menandakan Shirohige bukan kapten di kapal tersebut. Semakin meyakinkan juga karena menurut Marco, Shirohige pernah sekapal dengan Miss Bakkin [Chapter 909]. Sekapal bukan berarti Bakkin pernah menjadi kru Shirohige. Toh, kapal Shirohige juga tak punya kru wanita selain para suster. Jadi, mereka sekapal di kapal milik pimpinan utama Rox/Rocks, si Lurking Legend dalam opiniku.

Sekarang soal hubungan Lurking Legend dengan Kaido. Baik Kaido maupun Big Mom diduga kuat bagian dari Rox/Rocks. Mungkin mereka layaknya Cavendish dan Bartolomeo, kapten divisi 1 dan kapten divisi 2. Dengan begitu, maka berarti Lurking Legend si pemimpin utama Rox/Rocks bisa dikatakan bos dari Kaido. Tak heran ia membiarkan bosnya masuk ke penjara atas kemauan sendiri bosnya sendiri, memerintah anak buahnya memberi makan, dan menjaga rahasia tentang keberadaannya.

Chapter ini memang tak seheboh chapter lalu, seperti yang kubilang di awal. Namun, itu bukan masalah. Chapter ini juga cukup menarik, di mana dalam chapter ini Luffy berjumpa Kid dan menunjukkan kekocakan. Para pemberontak mulai menerima kartu. Caribou kembali diperihatkan. Juga berita di koran yang membuat Ibukota Bunga cukup heboh membicarakannya. Oda sementara membangun arc Wano ini, agar arc Wano yang digadang-gadang akan jadi arc paling seru sejauh ini benar-benar menjadi kenyataan. Oh iya, tangan kiri Kid juga tak terlihat. Kemungkinan hancur atau berada di tangan Queen chapter lalu. Soalnya tak jelas tangan besi itu milik Queen atau hanya ia pegang saja.

Terima kasih telah membaca dan sampai jumpa di Kupas Chapter selanjutnya.

The following two tabs change content below.