Hai, nakama, dan kalian yang masih saja mengharapkan cinta darinya. Meski kecewa bisa saja datang, walau berisiko bertepuk sebelah tangan. Namun, cinta memang butuh pengharapan.

Ahh … setelah me-review dengan sangat buruk chapter lalu, dikarenakan berbagai alasan seperti buatnya saat lagi mengantuk dan tak bisa banyak berpikir karena kesibukan di dunia nyata, semoga kali ini aku bisa me-review dengan lebih baik. Karena kupaham alasan apa pun tak ingin didengar pembaca.

Chapter terbaru ini sangat menarik untuk dibahas. Ada hal-hal unik, juga spektakuler yang disajikan Eiichiro Oda. Munculnya karakter Shutenmaru yang juga dijadikan judul memang mencuri perhatian. Bagaimana tidak, kecepatannya yang di atas rata-rata sanggup membuat Jack terluka karena lengah. Kekuatannya pun terbilang hebat, ia mampu beradu serang dengan Jack, meski kuyakin apabila pertarungan berlanjut Jack-lah yang akan keluar sebagai pemenang. Ada juga hal-hal lain yang menghiasi chapter ini. Yang paling sering dibahas begitu chapter 921 ini keluar adalah betapa spektakulernya Kaido dalam wujud Naga. Akan kubahas semua hal itu. Silakan dibaca ….

Ada sebuah pulau yang bernama Onigashima. Pulau tersebut sudah disinggung dalam chapter lalu, chapter 920, sebagai tempat Kaido tinggal. Dan dari chapter 921 ini, kita pun jadi tahu bahwa pulau tersebut memang merupakan markas Kaido dan bajak laut Beast-nya.

Pulau tersebut cukup dekat, meski begitu tetap saja untuk ke sana Luffy dan kawan-kawan harus naik kapal. Di pulau itu, akan terjadi pertarungan pamungkas. Pertarungan untuk menumpas Kaido, Shogun, dan kawan-kawan. Penyerangan rencananya akan dimulai saat Festival Api berlangsung. Festival tahunan itu diadakan karena Kaido dianggap raja bijaksana yang melindungi negeri ini. Meskipun yang sebenarnya festival tersebut hanya akan menjadi ajang berpesta bajak laut Beast dan juga Shogun serta pasukannya.

Guna memambah sekutu, Kinemon ternyata telah membuat banyak kertas dengan gambar dua burung api di atas ular viper dan di tengah-tengahnya ada bulan sabit. Bagi orang awam tak akan mengerti apa maksudnya. Namun, kertas-kertas bergambar itu telah disebar dan masih akan disebar karena warga Wano yang merujuk pada orang-orang yang pro terhadap alm Oden mengerti isi dari pesan pada kartu itu. Orang-orang yang memiliki tanda bulan sabit di kaki mereka juga harus segera menerimanya, karena mereka adalah sekutu bagi Kinemon cs dan pemberontak bagi Shogun.

Arti pesan dari kartu tersebut adalah: di pelabuhan Habu, saat senja tiba di malam Festival Api, rencana akan dijalankan.

Sebelumnya, Kinemon telah membagi-bagikan tugas.

Zoro dan Ussop bertugas di Ibu Kota. Kemungkinan besar tugasnya menyebarkan kertas pesan tersebut. Meski sempat terkendala karena Zoro dituduh mencuri dan hendak dieksekusi melalui Seppuku dalam chapter 909, tapi kuyakin sudah ada beberapa kertas yang ia sebar kala menyamar menjadi Ronin. Sedangkan Ussop si penjual Minyak Katak, pasti bisa menyebarkan lebih baik dibanding Zoro. Mungkin telah ia sembunyikan kertas-kertas itu pada tiap botol Minyak Katak yang ia jual.

Selain mereka, ada Frangky yang ditugaskan untuk menjadi murid orang yang membangun tempat tinggal Kaido. Tujuannya untuk mendapatkan cetak biru bangunan tempat Kaido tinggal. Cerdas sekali apa yang Kinemon lakukan. Seandainya Frangky berhasil, tentu akan lebih mudah mengatur strategi dan taktik jika seluk-beluk bangunan tempat tinggal Kaido telah diketahui pasti.

Baca Juga  Tak Cuman Cantik, 5 Wanita Ini Juga Pengguna Pedang Di Dunia One Piece!

Pun ada Robin yang menjadi Geisha untuk Orochi, dengan tujuan memgumpulkan informasi. Meski terbilang berbahaya karena jika ketahuan nyawa taruhannya, tapi hanya Robin memang satu-satunya yang bisa mengambil tugas tersebut. Kekuatannya yang bisa membuat banyak mata dan telinga di sekeliling juga membuatnya memang layak mendapatkan tugas ini.

Rencana yang diatur oleh Kinemon sangatlah efektif. Dari sini jelas bahwa Kinemon seorang ahli strategi dan pembuat taktik hebat.

Brook, Nami, serta Sanji pun diberi tugas oleh Kinemon di sana. Brook bertugas mengamankan makanan, mengingat makanan dibutuhkan pasukan. Harus aman. Sedangkan Nami menjadi Kunoichi karena dinilai cocok dengan kemampuan cuacanya yang seperti ninjutsu. Sedangkan Sanji yang memiliki kemampuan memasak luar biasa, diharapkan bisa membantu mereka membaur di keramaian untuk menemukan orang yang dicari. Pakaian mereka pun berganti, muncul pakaian baru berkat jutsu dari Kinemon. Yang menarik pakaian Nami sangat seksi, sesuai kemauan si Rubah Api.

Di sana juga muncul Kunoichi asli yang datang membantu sebagai pemandu. Ninja wanita itu sudah tua dan jauh dari kata cantik memesona. Salah besar apabila kita berharap Kunoichi yang muncul ini layaknya Sakura atau Hinata dari Naruto. Nama Kunoichi veteran ini adalah Shinobu. Tampaknya Oda suka mengecawakan kita dan SHP dengan penampilan para ninja. Masih ingat soal Raizo di awal debutnya? Sangat mengecewakan sekali fisiknya, bukan?

Kinemon kemudian menjelaskan orang yang ia cari. Kawamatasu, Denjiro, dan Ashura Douji, itu nama-nama mereka. Orang-orang kuat yang satu dari mereka setara 100 Samurai biasa, mereka juga dulu bawahan Oden. Selain 3 nama yang disebut oleh Kinemon, kuyakin yang juga akan dicari oleh mereka adalah Tenguyama Hitetsu meski belum disinggung. Orang itu kuyakin sebagai sekutu, mengingat ia juga berkata sedang menunggu seseorang. Maksudnya mungkin menunggu Momo.

Dari 3 nama yang disebut Kinemon, nama Ashura Douji sudah pernah disinggung sebelumnya. Dalam chapter lalu ia disebut sebagai orang kuat yang jahat, yang kemudian kalah oleh Oden. Berarti jelas, Ashura kalah lalu tunduk menjadi pelayan Oden. Sepertinya Ashura Douji ini tak hanya muncul sebagai siluet dalam chapter kali ini. Seorang pencuri bernama Shutenmaru yang muncul, yang juga namamya dijadikan judul tampaknya adalah Ashura Douji. Siluetnya mirip dengan karakter Shutenmaru.

Shutenmaru yang kuyakini nama alias dari Ashura Douiji sekarang menjadi pemimpin perampok Atamayama. Jangan bertanya mengapa sekarang ia jahat. Kan dari dulu memang jahat, hanya saja para penjahat yang bersama Oden, Oden ubah menjadi orang-orang berguna. Saat Oden mati, maka tak heran apabila mereka–termasuk Shutenmaru kembali jadi jahat dan tak lagi melakukan hal-hal berguna.

Yang menarik di sini, sementara Shutenmaru dan anak-anak buahnya merampok, Jack datang. Satu dari tiga Komandan Bencana itu juga melontarkan pernyataan menarik. Kata Jack, Shutenmaru tak dibunuh lantaran Kaido menginginkannya untuk jadi bawahan. Berarti, kemampuan dan kekuatan dari Shutenmaru cukup hebat sampai menarik perhatian Kaido. Dari sini juga kita jadi tahu, bahwa Hawkins dan Apoo bisa bergabung dengan Kaido, karena memang Kaido suka mengumpulkan bawahan-bawahan kuat. Jadi, walau Hawkins dan Apoo awalnya musuh bersama Kid, tapi jika mereka memilih bergabung, Kaido akan menerimanya. Memang kekuatan mereka tak ada apa-apanya dibanding Kaido. Namun, untuk menjadi anak buah, tentu kekuatan mereka layak diperhitungkan.

Baca Juga  Wawancara Eiichiro Oda dengan Masashi Kishimoto

Jack yang kita tahu ditenggelamkan oleh Zunisha ternyata masih hidup. Entah siapa yang menyelamatkannya dari bawah laut. Akan tetapi, keputusan yang tepat Oda membiarkan Jack selamat. Akan sangat membosankan apabila orang dengan nilai buruan 1M tewas di dasar laut usai dihantam belalai gajah raksasa.

Pertarungan singkat antara Shutenmaru dan Jack terjadi. Kecepatan Shutenmaru tak perlu diragukan lagi. Jack terkena satu tebasannya. Namun, itu bukan hal berarti bagi seorang Jack. Kelebihan Jack adalah memiliki daya tahan dan kekuatan yang luar biasa. Namun, soal kecepatan tampaknya ia tak terlalu hebat.

Mereka beradu senjata, sampai akhirnya pertarungan terhenti karena di atas muncul Naga raksasa. Naga itu tak lain dan tak bukan adalah Kaido.

Kaido bertanya tentang ‘bocah-bocah itu’ pada Jack. Tentu yang ia maksud bocah-bocah adalah Luffy dan Law. Kaido tahu mereka akan ke Wano, meski mungkin dia belum tahu pasti apakah mereka sudah sampai ke Wano atau belum, mengingat Hawkins tidak melapor. Tentu akan sangat merepotkan karena Jack diminta mencari mereka. Tampaknya, sebelum pertarungan pamungkas di Onigashima, Jack akan tumbang. Entah karena satu lawan satu melawan orang di aliansi Luffy, atau malah dikeroyok. Kuharap satu lawan satu dengan Sanji, dan pertarungan tersebut akan memperlihatkan kemampuan hebat yang belum Sanji perlihatkan. Kenapa Sanji bukan Zoro saja? Kupikir Zoro akan tetap mendapat bagian nanti dalam menghadapi orang kuat. Untuk Jack pada pertarungan sebelum di Onigashima, lebih baik Sanji saja karena di WCI Sanji juga tak banyak beraksi dalam pertarungan dan hanya banyak lari-lari saja. Bahkan ia beberapa kali terdesak di sana, membuat pembaca beranggapan bahwa Sanji tidak kuat-kuat amat. Semoga ia akan segera menunjukan kekuatannya di Wano.

Wujud Kaido yang menjadi Naga dalam chapter ini memang mencuri perhatian. Oda pun menggambarnya dengan sangat bagus. Mirip Naga Shenlong, makhluk mitologi asal China.

Menurut cerita dari Tiongkok, Naga Shenlong dikenal sebagai Dewa pengendali angin dan cuaca. Masyarakat China tradisional sangat menghormati Naga Shenlong. Mereka juga takut ia marah, karena ia bisa mendatangkan cuaca buruk, angin ribut, petir, juga banjir. Apakah Kaido memiliki kemampuan seperti itu? Bisa saja.

Melihat Kaido berwujud Naga tentu pembaca akan bertanya, kenapa bisa begitu? Jawaban paling umum yang akan muncul tentu karena Kaido seorang pengguna Buah Iblis tertentu. Soal Buah Iblis, ada dua kemungkinan rasional.

Pertama, Kaido mengonsumsi Buah Iblis Zoan Mitologi Naga model Shenlong. Hal tersebut yang membuat Kaido bisa berubah jadi seekor Naga. Jika benar, maka bertambahlah Buah Iblis Zoan berkemampuan terbang yang pernah Pell jelaskan di Arabasta. Konon katanya ada 5. Sejauh ini sudah pasti 2 yang muncul, yakni burung, seperti milik Pell dan Marco hanya beda model. Dan juga kumbang seperti milik Kabu dan Bian yang juga hanya beda model. Jika Kaido pengguna Buah Iblis Zoan Naga model Shenlong, maka sudah jadi 3 yang muncul dalam cerita: Burung, Kumbang, Naga.

Baca Juga  3 Ras Terkuat Di One Piece

Kemungkinan kedua, Kaido pemakan Buah Iblis Hito-Hito no Mi model Oni. Sebenarnya ia merupakan seekor Naga. Layaknya Chooper yang seekor rusa, makan Buah Iblis Hito-Hito model manusia biasa, Chooper pun bisa menjadi seperti manusia meski fisik tidak 100% sama. Begitupun sang Naga bernama Kaido, ia bisa berubah menjadi sesosok Oni. Selain karena penampilan Kaido yang mirip Oni saat dalam wujud bukan Naga, hal mendasar dari opini ini juga karena Oni merupakan Yokai jahat dari cerita rakyat Jepang. Dan Kaido musuh di Wano, Wano identik dengan Jepang, Oni asalnya dari Jepang. Cocok, bukan?

Selain itu, adapun kemungkinan lain, yakni Kaido bukan pengguna Buah Iblis. Melainkan ia adalah ras Manusia-Naga seperti teori Calgara OPFCI. Ras tersebut memiliki kemampuan untuk bisa berubah jadi wujud layaknya manusia pun menjadi Naga.

Aku juga punya spekulasi. Bagaimana kalau Kaido adalah anak dari Kunihiki dan Naga? Terdengar tidak masuk akal, ya? Ya ga apa-apa, toh cuma spekulasi. Ceritanya begini. Naga telah punah dari dunia One Piece. Tersisa Kaido tapi itu juga hybrid. Mengingat Kaido menyerupai Shenlong, Naga asal China, maka orangtuanya yang menurutku ayahnya adalah Naga yang bisa bicara dan memiliki kecerdasan. Bukan Naga yang seperti binatang tanpa bisa bicara dan tak memiliki kecerdasan. Entah karena alasan apa, ia menikah dengan wanita Kunihiki. Bagi yang belum tahu, Kunihiki itu rasnya Oars, Ras Penarik Benua. Terkenal lebih besar dari raksasa pada umumnya seperti para Erbaf. Soal hubungan badan sebenarnya jangan terlalu diambil pusing. Seekor duyung dan manusia biasa (ayahnya Praline dan Big Mom) toh bisa bikin anak padahal secara fisik terlihat tak masuk akal.

Ya, yang terakhir sih hanya spekulasi saja. Aku sendiri juga lebih pro ke Kaido adalah Naga yang mengonsumsi Buah Iblis Hito-Hito no Mi model Oni.

Saat ia muncul dalam chapter terbaru ini, Luffy akhirnya menyaksikan dengan matanya wujud dari calon lawannya. Tentu Luffy akan diminta Law agar jangan dulu mendekati Kaido. Kaido pun tak melihat Luffy, jadi Luffy dan Law masih bisa lari menghindar. Yang posisinya terancam malah Shutenmaru. Meski Jack bilang Shutenmaru belum dihabisi karena Kaido ingin menjadikannya anak buah, tapi jika Kaido sendiri sudah bertemu dengannya dan meminta langsung kemudian ia menolak, bisa-bisa Kaido menghabisinya. Prediksiku, Shutenmaru akan menjadi bawahan Kaido. Bukan sungguh-sungguh, melainkan hanya menyelamatkan diri sementara dan menunggu waktu untuk berkhianat.

Sekian dulu review dariku. Dadah

sumber : Oiv,one piece nakama indonesia

The following two tabs change content below.